home

Apakah itu Solar Panel?

Solar energi berawal dari cahaya matahari yang dirubah menjadi energi listrik. Dalam mengkonversi energy tersebut dibutuhkan media yang disebut photovoltaic panel (PV) atau dalam istilah umum disebut dengan solar panel. Solar panel menyerap partikel energi yang disebut “foton” dari cahaya matahari, dan mengkonversi menjadi listrik yang dapat digunakan untuk keperluan peralatan elektronik.

Aplikasi solar panel sangat luas. Solar panel dapat dipakai untuk memproduksi listrik baik untuk kebutuhan rumah tangga, penerangan jalan, perkantoran, industri, pulau terluar yang tidak dapat dijangkau PLN, sebagai alternatif untuk menghemat biaya pengeluaran listrik PLN, dan lain sebagainya.

Bagaimana sistem solar panel bekerja?

Solar panel mengkonversi energi terbarukan dari matahari menjadi energi listrik. Namun arus listrik yang dihasilkan dari solar panel merupakan arus listrik searah (DC). Pemakaian listrik pada umumnya adalah arus bolak balik (AC), sehingga untuk pemakain listrik harian diperlukan inverter yang dapat mengubah energi listrik dari matahari yang masih berupa arus DC menjadi arus AC.

Apakah inverter itu?

Inverter digunakan untuk mengkonversi arus listrik DC menjadi AC. Sebaliknya ada juga yang disebut converter yaitu untuk mengubah arus AC menjadi DC. Sangat disarankan untuk menggunakan inverter dengan output pure sine wave dalam penggunaan listrik sehari-hari dari solar panel sistem. Mengapa harus pure sine wave? Karena inverter jenis ini lebih stabil dan tidak mengganggu peralatan elektronik.

Saat ini terdapat beberapa tipe sistem solar panel yaitu on grid, off grid, dan gabungan keduanya atau disebut hybrid.

Apakah itu sistem on grid, off grid, dan hybrid?

Sistem On grid

Sistem solar panel membutuhkan setidaknya dua komponen utama yaitu panel surya dan inverter. Pada sistem ini tidak menggunakan baterai. Panel surya pada sistem on grid terkoneksi langsung dengan rangkaian listrik PLN. Karena tidak menggunakan baterai, pada saat listrik PLN padam, sistem on grid juga ikut padam.

Sistem off grid

Pada sistem ini digunakan baterai sebagai tempat penyimpanan listrik sementara. Sistem ini juga membutuhkan charge controller  untuk mengisi daya pada baterai. Listrik dari baterai inilah yang digunakan untuk kebutuhan listrik harian. Sistem ini dapat berdiri sendiri tanpa adanya jaringan PLN

Sistem Hybrid

Sistem hybrid dapat dikatakan sebagai gabungan antara sistem on grid dan off grid. Sistem ini dapat berdiri sendiri maupun juga terhubung dengan jaringan listrik PLN.

Bila anda tertarik pada pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik. Ada baiknya disesuaikan dengan jenis sistem yang akan digunakan dan kebutuhan listrik anda. Kami akan dengan senang hati membantu anda.